MAB bersolidaritas dengan menambahkan karyawan untuk mempersiapkan perjalanan udara.

Malaysia Airlines Bhd (MAB) memproyeksikan kembalinya pertumbuhan yang kuat dalam bisnis dan operasinya akan berjalan lancar dan tidak menghadapi kekurangan tenaga kerja setelah lintas negara diizinkan yang mulai berlaku pada 11 Oktober.

Chief Marketing Officer and Customer Experience Malaysia Airlines Group, Lau Yin May mengatakan MAB solidaritas dengan mempertahankan karyawan untuk mempersiapkan kembalinya perjalanan udara meskipun ada tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

“Kami sudah memperkirakan akan menghadapi kekurangan tenaga kerja dan selalu siap untuk permintaan layanan kami untuk kembali, kami tidak dapat melatih karyawan dalam waktu singkat, itu membutuhkan waktu” kata Lau Yin.

“Saat pandemi kebanyakan maskapai tidak mau mempertahankan karyawan. Ini bukan tugas yang mudah tapi kami senang bisa membantu karyawan kami,” ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MAB dan SEG International Group Sdn Bhd. (SEGI).

Baca juga: Penjelasan Anggota DPRD Bungo Jambi terkait nyaris adu jotos

Melihat ke belakang, ribuan pekerja industri penerbangan global diberhentikan karena masalah keuangan akibat pandemi COVID-19, bahkan ada yang memilih berhenti dari pekerjaannya.

Maskapai penerbangan komersial di negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat, saat ini sedang berjuang untuk mengatasi peningkatan lalu lintas penumpang udara meskipun kekurangan pilot.

MAB saat ini mempekerjakan sekitar 11.000 karyawan termasuk 1.049 pilot dan 2.034 awak kabin.

Dalam MoU tersebut, Lau mengatakan akan melengkapi strategi bisnis MAB dan SEGi untuk mengembangkan talenta terbaik secara global.

Baca juga: Indopal akan kembali memuat Berita setelah robot jahat lenyap dari Plat From Kami

“Sebagai maskapai penerbangan nasional, peran kami lebih dari sekedar memberikan layanan tetapi juga mengakui untuk memberikan peluang bagi talenta masa depan (tenaga terampil) dan membangun saluran bagi inovator yang melayani industri penerbangan atau pariwisata,” katanya.

MoU berfokus pada inisiatif yang luas termasuk program magang dan penempatan siswa, kunjungan, penyelenggaraan acara bersama, pengembangan agenda akademik campuran, kegiatan penelitian bersama serta kegiatan pemasaran dan promosi.

Siswa SEGi akan mendapatkan keuntungan dari program petualangan siswa digital maskapai termasuk MHexplorer seperti diskon penerbangan 30 persen untuk semua tujuan, 10 kg bagasi check-in dan hadiah poin Enrich untuk biaya pendidikan.

By Indopal

Indopal News